0 10 Aplikasi Yang Berguna Untuk Linux.

Rabu, 01 Februari 2012
Quantcast
Logo Linux 

Bagi anda pengguna sistem operasi linux, disini saya memberikan daftar beberapa alternatif aplikasi yang biasa digunakan dalam sistem operasi linux.
Aplikasi-aplikasi dibawah ini kebanyakan merupakan aplikasi yang Open Source dan bisa anda download secara gratis.
1. OpenOffice
OpenOffice adalah produk multi-platform untuk perkantoran.
Didalamnya terdapat aplikasi desktop seperti pengolah kata, spreadsheet, presentasi manajer, dan program gambar dengan antarmuka pengguna dan fitur lainnya yang mirip dengan program perkantoran yang lain.
Download OpenOffice
(http://openoffice.mirrors.tds.net/pub/openoffice/stable/3.0.1/).

2. Calm Antivirus
Clam AntiVirus adalah aplikasi open source (GPL) anti-virus toolkit untuk UNIX yang dirancang untuk e-mail pada pemindaian mail gateways.
Clam AntiVirus memberikan sejumlah utilitas termasuk yang fleksibel, scalable multi-threaded daemon, a command line scanner dan dapat melakukan update database secara otomatis.
Download ClamAV (http://adf.ly/59uOZ).
3. FileZilla
Filezilla merupakan solusi aplikasi gratis untuk FTP.
Filezilla klien adalah aplikasi yang cepat dan handal untuk lintas-platform FTP, FTPS dan SFTP client dengan banyak fitur bermanfaat dengan intuitif grafis antarmuka pengguna.
Download FileZilla
(http://adf.ly/59uSO)
Download FileZilla Server
(http://adf.ly/59uV0).
4. gZIP
gzip (GNU zip) adalah utilitas untuk kompresi.
Keuntungan gZIP adalah kompresi yang lebih baik dan bebas dari paten algoritma.
Alat ini telah diadopsi oleh proyek GNU dan sekarang cukup populer di Internet.
Download gzip (http://adf.ly/59uXp).
5. PuTTy
Putty merupakan aplikasi implementasi gratis untuk Telnet dan SSH.
Putty dapat digunakan di sistem operasi Win32 dan platform Unix.
Download Putty
(http://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/download.html).
6. OpenSSH
OpenSSH adalah sebuah versi GRATIS dari alat konektivitas SSH.
Pengguna telnet, rlogin, dan ftp mungkin tidak menyadari bahwa password mereka ditularkan di Internet tanpa enkripsi.
Tetapi OpenSSH melakukan encrypts semua lalu lintas (termasuk password) secara efektif untuk menghindari eavesdropping, pembajakan koneksi dan serangan lainnya.
Sebagai tambahan, OpenSSH menyediakan kemampuan tunneling secara aman dan beberapa metode otentikasi, dan mendukung semua versi SSH protokol.
Download OpenSSH
(http://adf.ly/59ucP).
7. Conky
Conky adalah aplikasi gratis, Conky dapat menampilkan informasi apapun di komputer Anda.
Fasiltas Conky antara lain :
* Menampilkan info statistik seperti :
uname, uptime, penggunaan CPU, penggunaan mempry, penggunaan harddisk, proses statistik dan memantau jaringan.
* Mendukung POP3 dan IMAP.
* Mendukung banyak sekali pemutar musik seperti MPD, XMMS2, BMPx, audacious dan lebih banyak lagi.
Conky dapat menampilkan informasi baik sebagai teks, proses yang sederhana dan grafik widget dengan warna dan font yang berbeda.
Download Conky
(http://adf.ly/59ufW).
8. TrueCrypt
TrueCrypt merupakan aplikasi encryption yang open source untuk Windows Vista / XP, Mac OS X, dan Linux
Kegunaan TrueCrypt antara lain :
* Membuat virtual disk yang dienkripsi dalam file dan mounts sebagai real disk.
* Melakukan Enkripsi partisi atau perangkat penyimpanan seperti USB flash drive dan hard drive.
* Melakukan Enkripsi partisi atau drive di mana Windows terinstal (pre-boot otentikasi).
* Melakukan Enkripsi secara otomatis, real-time (on-the-fly) dan transparan.
* Memberikan tingkat dua masuk akal deniability, jika sebuah pasukan musuh yang mengungkapkan password:
* Menggunakan algoritma: AES-256, Serpent, aTwofish dan Modus operasi: XTS.
Download TrueCrypt (http://adf.ly/59uiD).
9. FireStarter
Firestarter adalah Real Time Firewall yang memonitor semua port yang terbuka dan aktif pada koneksi jaringan di komputer Anda.
Memungkinkan Anda untuk menetapkan aturan yang sangat ketat ditetapkan.
Fitur utama termasuk
* Open Source dan tersedia secara gratis.
* Mudah untuk menggunakan dengan antarmuka grafis.
* Cocok untuk digunakan di desktop, server dan gateways.
* Memungkinkan Anda untuk mengatur inbound dan outbound sesuai aturan.
* Dapat melihat aktifitas jaringan termasuk lalu lintas melalui firewall.
Download FireStarter (http://adf.ly/59ujf).
10. GParted
GParted adalah aplikasi Gnome Partition Editor.
GParted adalah aplikasi untuk menciptakan, menghapus, mengganti ukuran, memindahkan, memeriksa, menyalin partisi dan file sistem.
GParted dapat membuat ruang untuk sistem operasi baru , pengaturan ulang penggunaan disk, menyalin data yang berada pada hard disk dan partisi mirroring satu dengan lainnya.
Download Gparted (http://adf.ly/59ukr)
Read more »»   

0 Tips dan Cara Sharing Data Folder di Jaringan/Network Komputer PC


Quantcast
 

Tujuan dari teknik ini adalah untuk berbagi akses kepada user lain pada suatu folder yang anda inginkan. Anda bisa memilih kepada user mana saja yang bisa atau boleh mengakses folder anda dan juga bisa memberikan akses kepada semua orang yang ada pada jaringan atau network anda.

Langkah atau tahap sharing folder di windows 98/me/2000/xp :
1. Klik kanan pada folder yang anda ingin sebarkan aksesnya.
2. Pilih ‘sharing’ atau ‘sharing and security’
3. Pilih ‘share this folder to the network’ pada windows xp atau langsung menentukan folder display name.
4. Pilih siapa saja atau user mana saja yang berhak mengakses folder anda dan tipe hak aksesnya. Pilih full access jika orang lain anda bolehkan untuk melakukan edit data maupun menghapus serta menambahkan file pada folder yang disharing. Pilih read only jika orang lain hanya boleh lihat-lihat atau mengkopi file saja.
5. Pilih Ok jika anda telah melakukan pilihan.
Read more »»   

0 Cara Membuat Jaringan Lan

Cara Membuat Jaringan Lan Secara Lengkap Dan Mudah 

LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.

Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.

LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.

Berikut Peralatan yang dibutuhkan Menurut Sumber yg Saya Baca:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector

Langkah-langkah pembuatan:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda gunakan. Saat ini tipe jaringan yang sering digunakan adalah tipe bus dan tipe star.
1.1 Tipe Bus
Jaringan jenis ini menghubungkan secara langsung dari komp1 ke komp2 lalu komp2 ke komp3 dst. Jaringan jenis ini memang paling mudah pemasangannya dan lebih murah sehingga lebih cocok untuk home user sedangkan ia memiliki kelemahan dimana bila ada salah satu komp yang rusak maka akan mempengaruhi komp lainnya. Jaringan jenis ini menggunakan kabel coaxial yang sering kita jumpai pada kabel antena tv.
1.2 Tipe Star
Tiap komputer pada jaringan ini masing masing langsung berhubungan ke HUB dengan menggunakan jenis kabel UTP yang menyerupai kabel telpon. Misalnya komp1 ke HUB dan komp2 ke HUB. Dari HUB kemudian dihubungkan ke sebuah komputer yang bertindak sebagai server. Antara HUB juga dapat dihubungkan misalnya HUB1 yg tdr dr komp1 dan komp2 dihubungkan dengan HUB2 yang tdr dr komp3 dan komp4. Begitupula bila kita ingin memakai beberapa server, misalnya HUB tdr dari server1 dan server2 dihubungkan ke server3 yang bertindak sebagai server primer.

2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus lebih cepat dalam transfer data.

3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2. Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator.

4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub.

langkah ke 2
1. Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux
2. Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien.
3. Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.

Alat – Alat :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)

Tipe Jaringan Kabel :
1. Star
2. Bus
3. Ring

Tipe Jaringan Wireless:
1. AdHoc
2. Infrastruktur

1. Kamu sediakan kabel utp seperlunya, rj45,lancard(lebih hemat pake yang second aja)
2. setting network connection di controlpanel>networkConection
3. Klik kanan local Area Conection pilih properties
4. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih prporties
5. Pilih use the following Ip adress
6. Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0
7. pilih OK
8. Klik kanan mycomputer pilih properties
9. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
10. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
11. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘Luis1′
12. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
13. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat
‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya harus sama,misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘luis2′ dan ip addressnya : 198.168.0.2
untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit terakhir yang lainya harus sama..
Read more »»   
 
Go Belajar Mandiri © 2011 | Design Template by Rizky wardiansyah | Template Blogger Name | Template Transparent 2.0 | Template Transparent 2.0